Skip to content

7.5 - Company Activity Metrics - Part 2

🎯 Poin-Poin Utama

  • Hasilnya adalah margin kotor sebesar 70%.
  • Artinya, untuk setiap euro yang dihasilkan dalam penjualan, kami mendapat $0,70.

📖 Materi Lengkap

  ┌──────────────────────────────────────┐
  │ 📊 METRIK BISNIS                    │
  ├──────────────────────────────────────┤
  │  ▸ Company Activity Metrics        │
  │  ▸ Net Profit Margin               │
  │  ▸ Gross Margin                    │
  ├──────────────────────────────────────┤
  │ Detail → PDF hal. 1                │
  └──────────────────────────────────────┘

Metrik Aktivitas Perusahaan - Bagian 2 Dalam video ini, kita akan mempelajari 2 metrik Aktivitas Perusahaan tambahan, Margin Laba Bersih dan Margin Kotor. Mari kita mulai dengan yang pertama.

  ┌──────────────────────────────────────┐
  │ 📊 METRIK BISNIS                    │
  ├──────────────────────────────────────┤
  │  ▸ Net Profit Margin               │
  │  ▸ Company Activity                │
  │  ▸ Gross Margin                    │
  │  ▸ Goods Sold                      │
  │  ▸ Costs Of Goods                  │
  │  ▸ COGS                            │
  ├──────────────────────────────────────┤
  │ Detail → PDF hal. 2                │
  └──────────────────────────────────────┘

📌 Margin Laba Bersih

  • Mengukur efisiensi perusahaan dalam mengubah penjualan menjadi laba aktual. Net Profit Margin mengukur efisiensi perusahaan dalam mengubah penjualan menjadi laba aktual. Ini menghitung proporsi pendapatan yang tersisa sebagai laba setelah semua biaya operasional, pajak, bunga, dan biaya lainnya dikurangi. Metrik yang mencerminkan kesehatan dan keberlanjutan keuangan perusahaan ini sangat penting bagi para pemangku kepentingan, khususnya investor, ketika mereka mengevaluasi investasi potensial dan investasi yang sedang berjalan.

💡 Konsep Penting

Margin Laba Bersih yang kuat sering kali meyakinkan investor bahwa perusahaan mengelola keuangannya dengan baik. Sebaliknya, penurunan margin menjadi sinyal peringatan yang dapat mengarahkan investor untuk mempertimbangkan kembali posisi investasinya. Untuk menghitung Margin Laba Bersih, kami mengambil laba bersih (yang merupakan jumlah sisa pendapatan setelah semua biaya dikurangi dari penjualan) dan membaginya dengan pendapatan penjualan bersih.

Lalu kita mengalikannya dengan 100 untuk menyatakannya sebagai persentase. Misalkan perusahaan kita menghasilkan pendapatan 500.000€ dari langganan sepanjang tahun. Total pengeluaran kami termasuk pemasaran, gaji, dan biaya operasional lainnya adalah 300.000€.

📋 Langkah-langkah

Pertama kita perlu menghitung laba bersih dengan mengurangkan total biaya dari pendapatan penjualan bersih. Hasilnya adalah 200.000€. Kemudian kita dapat memperoleh margin laba bersih dengan membagi laba bersih dengan pendapatan penjualan bersih.

Margin Laba Bersih 40% menunjukkan bahwa perusahaan kami cukup efisien dalam mengubah pendapatannya menjadi laba. Untuk setiap euro yang diperoleh dari penjualan, kami berhasil menyisihkan 40 sen sebagai keuntungan setelah semua biaya dibayar. Metrik Aktivitas Perusahaan terakhir yang akan kita bahas disebut Margin Kotor.

Metrik ini menunjukkan kesehatan keuangan terkait dengan biaya produksi. Mari kita lihat definisinya.

Visualisasi data dan KPI perusahaan
Visualisasi data dan KPI perusahaan

💡 Margin Kotor

  • selisih antara pendapatan yang diperoleh perusahaan dari penjualannya dan Harga Pokok Penjualan (COGS), yang dinyatakan sebagai persentase pendapatan. Margin Kotor mengukur selisih antara pendapatan yang diperoleh perusahaan dari penjualannya dan Harga Pokok Penjualan, yang dinyatakan sebagai persentase pendapatan. Dengan menghitung metrik ini, kita dapat mengetahui berapa banyak pendapatan yang diperoleh perusahaan kita dari setiap euro penjualan setelah kita menutupi biaya langsung yang terkait dengan produksi produk atau layanan kita. Mari kita lihat rumusnya.

💡 Konsep Penting

Untuk menghitung margin kotor, pertama-tama kita kurangi biaya yang terkait langsung dengan produksi suatu produk dari pendapatan yang dihasilkan dari produk tersebut. Kemudian kita membagi angka tersebut dengan total pendapatan dan mengalikannya dengan 100 untuk mendapatkan persentase: Sekarang kita akan menghitung margin kotor untuk perusahaan SaaS hipotetis yang menawarkan alat manajemen proyek. Perusahaan kami memiliki keuangan berikut selama satu tahun fiskal: Harga Pokok Penjualan adalah 150.000€.

Ini termasuk biaya yang berhubungan langsung dengan pengembangan perangkat lunak, biaya server, dan staf pendukung. Pendapatan kami adalah 500.000€. Kita mulai dengan total pendapatan sebesar 500.000€ dan dikurangi harga pokok penjualan (COGS), yaitu sebesar 150.000€.

💡 Konsep Penting

Pengurangan ini memberi kita laba kotor yaitu 350.000€. Lalu kita membagi angka ini dengan total pendapatan sebesar 500.000€ dan mengalikan hasilnya dengan 100. Hasilnya adalah Margin Kotor sebesar 70%.

Artinya, untuk setiap euro yang dihasilkan dalam penjualan, kami mendapat 70 sen setelah memperhitungkan biaya langsung penyediaan layanan kami. Margin yang sangat tinggi ini merupakan sinyal jelas bahwa perusahaan kami memiliki manajemen biaya yang efisien dan strategi penetapan harga yang efektif. Sebaliknya, jika Margin Kotor kami rendah — misalnya hanya 20% — itu berarti kami hanya mendapat 20 sen dari setiap euro pendapatan.

Skenario ini dapat menunjukkan beberapa potensi masalah. Biaya produksi kami mungkin sangat tinggi, mungkin karena bahan baku yang mahal atau operasi yang tidak efisien. Selain itu, kita mungkin kurang memanfaatkan sumber daya, seperti lisensi perangkat lunak atau kemampuan staf, sehingga menyebabkan potensi terbuang sia-sia.

Selain itu, strategi penetapan harga kami mungkin kurang optimal; mungkin harga kami terlalu rendah dibandingkan rata-rata industri, sehingga tidak mampu menutupi biaya kami secara memadai. Untuk mengatasi masalah ini, kami perlu melakukan peninjauan menyeluruh terhadap struktur biaya dan strategi penetapan harga, mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya, dan mempertimbangkan penyesuaian harga agar lebih mencerminkan nilai penawaran kami dan realitas pasar. Dalam video berikut, kita akan mempelajari kategori kedua yang disebut Metrik Aktivitas Penjualan.